Thursday, February 7, 2008

GET MARRIED

Selamat..selamat kepada diriku.. Bebanku selama setahunan ini, akhirnya lepas,..aku akhirnya menikah dengan gadis yang sudah menjadi pacarku selama 3,5 tahun terakhir.
Lucu juga, sebenarnya kalo diinget2 lagi..
Sekedar kembali kebelakang sebentar.
Aku ketemu dengan mantan pacarku ini, karena nggak disengaja juga, waktu itu aku karyawan disebuah rumah produksi di Pontianak, tugasku adalah mendisain semua pesanan yang datang dari klien dari bermacam golongan. Tapi kadang ada juga yang datang dari kalangan mahasiswa, biasanya minta ketikan buat makalah atau tugas, sama seperti dengan mantan pacarku ini juga.
Hari itu, kalo nggak salah hari Senin, dia datang dengan temenku..aku pikir ini pacarnya temenku..nggak taunya, tu cewek sepupuan dengan temenku..
Awalnya sih, nggak kepikiran kalo cewek ini bakalan jadi pacarku..abis bukan salah satu yang masuk dalam kriteriaku..tapi nggak tau juga ya..kalo udah jodoh ya memang nggak bisa ditolak.
Tapi aku bersyukur beristrikan dia, karena ternyata istriku ini orangnya sabar (menurutku ya..), buktinya, aku tu orang yang nggak sabaran, nggak sabaran dalam segala hal, dari mulai makan sampai dengan pekerjaan, aku nggak bisa dikatakan orang yang sabar (walaupun mertuaku pernah bilang kalo aku adalah orang yang sabar..cieee).
Dan istriku, ternyata istriku mampu menahan semua kelakuanku..(terima kasih buat istriku)
Terima kasih juga buat Tuhan yang berbaik hati mengirimkan seorang gadis yang baik, yang mampu meredam ketidak sabaranku, mampu meredam keegoisanku, dan mampu meredam kemarahanku (yang kadang alasan kemarahanku malah sering nggak masuk akal).
Satu yang pasti aku rasakan enaknya beristri orang yang sabar, istriku mampu menenangkan perasaanku kalau aku lagi nggak mampu menahan emosi (marah) ku.
Dalam urusan pekerjaanlah aku sering merasakan `lost control of my mind`. Karena pada dasarnya aku adalah orang yang nggak bisa ngeliat pekerjaanku terhambat. Maksudnya, kalo lagi ada kerjaan aku nggak pingin diganggu oleh apapun juga, termasuk oleh listrik yang sering padam. Dan ini yang paling sering menggangguku, karena biasanya order yang datang kepadaku, waktunya kebanyakan selalu mepet..entah dua harilah, empat harilah..atau bahkan seminggu..padahal aku lagi ngerjain pekerjaan yang lain. Kalo dilepas, sayang bagiku harus melepas order yang udah datang, jadi mau nggak mau aku harus tetap menerimanya, walaupun untuk menyelesaikannya aku harus begadang siang malam.
Disinilah peran istri nampak, istriku kalo udah ngeliat aku uring2an karena belum menyelesaikan pekerjaanku, istriku diem aja, nggak ngajakin ngomong, aku hanya dibiarkan sendiri, nanti kalo aku udah agak tenang, baru istriku ngajak ngomong.


No comments: